Pati, Jawa Tengah, Garudasiber.net — Proyek rehabilitasi jalan Pati–Gabus yang berlokasi di Desa Penanggungan, kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan dikerjakan oleh CV. Wahana Karya Mandiri kini menjadi sorotan masyarakat. Proyek senilai Rp 2,65 miliar ini dilaporkan mangkrak tanpa kelanjutan pekerjaan, memicu keluhan warga di sekitar lokasi, Kamis (27/11/2025).
Berdasarkan papan informasi, pekerjaan dimulai 31 Oktober 2025 dengan kontrak selama 60 hari kalender. Namun sejak Senin (24/11/2025), aktivitas proyek terhenti hanya sebatas penebaran grosok tanpa pengerjaan lanjutan. Timbunan material yang tidak terkendali menyebabkan debu beterbangan sepanjang jalan hingga memasuki kawasan permukiman warga.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Sejak hari Senin kemarin pengerjaan proyek cuma diberi grosok, namun tidak ada tindak lanjut. Proyek jadi ditinggal seperti itu. Debu beterbangan sampai ke rumah-rumah warga. Toko dan warung banyak yang tutup karena kotor terkena debu.” Ia menambahkan bahwa kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan tetapi juga merugikan usaha warga.
Warga berharap pemerintah dan pelaksana proyek segera melanjutkan pekerjaan agar jalan bisa diperbaiki kembali dan gangguan sosial ekonomi di kawasan ini berakhir.
Merespon hal ini, Pak Ari dari DPUPR melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa proyek tidak mangkrak karena masih ada waktu lebih dari satu bulan dari jadwal 60 hari. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan debu dapat dikurangi dengan penyiraman jalan dan menyampaikan besok akan dilakukan pekerjaan campuran aspal panas (CAP). “Mohon sabar sebentar karena proyek ini demi kebaikan masyarakat. Saya akan terus memonitor progresnya dan mengajak semua ikut memantau,” ungkapnya.
Tim media akan terus mengikuti perkembangan serta berupaya mengklarifikasi alasan terhentinya pengerjaan kepada pihak pelaksana. Warga pun berharap solusi cepat untuk mengatasi gangguan debu serta agar lingkungan kembali bersih dan tertib.
Semoga pemerintah dan dinas terkait segera menindaklanjuti agar proyek ini tidak berlarut-larut mangkrak, demi kebaikan dan kelancaran aktivitas masyarakat Pati–Gabus.












