Surabaya, Garudasiber.net – Seorang pengemudi ojek online di Surabaya, memilih tetap bekerja hingga menjelang pagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Hal tersebut terungkap melalui wawancara singkat yang dilakukan tim GARUDASIBER.NET Rabu 18/11/2025,di kawasan Jalan Raya Kenjeran tempat pengemudi tersebut menunggu order saat dini hari.
Pengemudi berinisial B.E. mengatakan bahwa ia harus menambah jam kerja sejak penghasilannya menurun beberapa bulan terakhir. “Kalau pulang terlalu cepat, saya tidak bisa cukupkan kebutuhan anak. Jadi saya usahakan kerja sampai dapat target harian,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan lapangan, sebagian besar pengemudi ojek online di wilayah tersebut juga tampak masih beroperasi pada pukul 03.35 WIB, meski kondisi jalan sudah sepi dan suhu udara cukup dingin. Mereka mengaku keterpaksaan bekerja lebih lama dipicu oleh meningkatnya biaya hidup.
B,E. menuturkan, pendapatannya dalam sehari berkisar antara Rp 50.000 sampai Rp 80.000, tergantung jumlah pesanan. Ia mengaku harus menabung untuk biaya sekolah anaknya yang duduk di kelas dua (2).
“Saya capek, tapi kalau ingat anak, saya kuat lagi,” kata B,E sambil memperbaiki jaket kerjanya yang mulai lusuh. Ucap B,E.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pengemudi ojek online di wilayah Surabaya. berharap pemerintah dan perusahaan aplikasi transportasi dapat memberikan kebijakan yang lebih mendukung para mitra, terutama terkait insentif dan keamanan kerja pada jam-jam sepi.












