Sosial  

Mitra Compok Bersinar Gelar Tasyakuran di Bangkalan, Buka Pintu Rehabilitasi bagi Pecandu Narkoba Tanpa Memandang Besar Kecilnya Biaya

BANGKALAN, Garudasiber.net — Harapan baru bagi para pecandu narkoba untuk bangkit dan menjalani hidup yang lebih baik mulai digaungkan dari Kabupaten Bangkalan, Madura. Rumah Rehabilitasi Mitra Compok Bersinar menggelar doa bersama dan tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur atas berdirinya lembaga rehabilitasi yang diharapkan menjadi jalan pemulihan bagi masyarakat yang terjerat penyalahgunaan narkoba.

 

Kegiatan yang berlangsung di Perumahan IMC, Bangkalan, Rabu (7/10/2026), tersebut dihadiri Umar Al Khothob NH selaku Ketua DPD Puskominfo Jawa Timur sekaligus Ketua Rumah Rehabilitasi Mitra Compok Bersinar, bersama Habib Abdulloh, Habib Jamal, serta sejumlah sahabat media.

 

Berdirinya rumah rehabilitasi ini bukan sekadar menambah fasilitas, melainkan membawa misi sosial untuk memberikan kesempatan kepada para pecandu agar memperoleh penanganan yang tepat. Mitra Compok Bersinar juga berencana menggencarkan sosialisasi ke Instansi Pemerintah, Kepolisian, BNN, Sekolah hingga tingkat Desa.

 

Dalam keterangannya, Umar Al Khothob NH menegaskan bahwa pihaknya siap membuka pintu bagi siapa pun yang memiliki niat untuk menjalani rehabilitasi. Menurutnya, persoalan biaya tidak seharusnya langsung menjadi penghalang bagi seseorang yang ingin berjuang keluar dari ketergantungan narkoba.

 

“Pintu kami terbuka lebar bagi mereka yang ingin sembuh dan pulih. Besar kecilnya biaya akan tetap kami pertimbangkan. Yang terpenting adalah adanya niat untuk berubah dan menjalani proses pemulihan,” ujarnya.

 

Ia berharap keberadaan rumah rehabilitasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk mendorong penanganan penyalahgunaan narkoba melalui jalur yang benar, terarah, dan bertanggung jawab. Dengan adanya pendampingan yang tepat, para pecandu diharapkan memperoleh kesempatan untuk pulih, kembali menjalani kehidupan sosial, serta membangun masa depan yang lebih baik.

 

Umar juga menyoroti pentingnya penanganan yang sesuai prosedur agar persoalan narkoba tidak hanya berhenti pada penindakan. Ia berharap tidak ada praktik pelepasan atau penyelesaian perkara yang menyimpang dari ketentuan hukum. Karena itu, koordinasi dengan aparat penegak hukum dan lembaga terkait dinilai penting agar proses rehabilitasi berjalan sesuai aturan, dengan dukungan tenaga profesional dan pendampingan keagamaan.

 

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Abdulloh menyampaikan doa dan harapan agar Rumah Rehabilitasi Mitra Compok Bersinar menjadi tempat yang membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berharap lembaga tersebut dapat menjadi jalan hidayah bagi mereka yang ingin melepaskan diri dari jeratan narkoba dan kembali menata kehidupan.

 

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, kelancaran, serta keberkahan bagi seluruh kegiatan rehabilitasi yang dijalankan.

 

Dengan berdirinya Rumah Rehabilitasi Mitra Compok Bersinar di Bangkalan, Besar harapan untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. Tantangan berikutnya adalah memastikan program sosialisasi, pendampingan, dan layanan rehabilitasi benar-benar berjalan secara berkelanjutan, profesional, serta dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

(Bagus Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *