Tangerang, Garudasiber.net – Keluarga dan Kerabat Raymond Wirya Arifin (19) melakukan tabur bunga di Jembatan Kaca, Kota Tangerang, menandai 165 hari kepergian almarhum. Mereka mendesak polisi mengungkap kasus kematian Raymond yang diduga bukan bunuh diri. 28/12/25
“Hari ini kami mengenang 165 hari kepergian Raymond dan berharap kasusnya bisa segera terungkap,” kata Rendy Arifin, kakak almarhum.
“Sampai sekarang belum ada perkembangan berarti dari Polsek Karawaci, tapi kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi,” tambah Rendy.
Keluarga yakin ada kejanggalan dalam kematian Raymond. “Kami hanya ingin kejanggalan kematian Raymond dijelaskan secara jelas,” ujarnya.
Kegiatan tabur bunga ditutup dengan Doa bersama. Keluarga terus mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.












