Polri  

Kapolri Cek Kesiapan SPPG Polrestabes Semarang Secara Virtual

Semarang, Jawa Tengah, Garudasiber.net – Kapolri melakukan pengecekan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polrestabes Semarang melalui Zoom Meeting di lokasi pembangunan SPPG Gedawang, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K., dan dihadiri oleh pejabat utama Polrestabes Semarang serta relawan SPPG Gedawang.

Kapolrestabes Semarang melaporkan bahwa SPPG Gedawang akan mulai beroperasi pada 7 Oktober 2025 dengan dukungan 53 relawan. Target penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG ini mencapai 4.000 jiwa, yang terdiri dari siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA di wilayah sekitar. Dengan demikian, SPPG Gedawang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi gratis.

Selain SPPG Gedawang, Polrestabes Semarang juga tengah membangun tiga SPPG lainnya, yaitu SPPG Bringin, SPPG Kembangarum, dan SPPG Ngemplak Simongan. Progres pembangunan SPPG Bringin mencapai 39%, SPPG Kembangarum 18%, dan SPPG Ngemplak Simongan 10%. Dengan total empat SPPG, Polrestabes Semarang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolri memberikan apresiasi atas langkah konkret Polrestabes Semarang dalam menghadirkan empat SPPG sebagai wujud nyata kontribusi Polri dalam mendukung program strategis pemerintah. Kapolri menekankan beberapa poin penting, antara lain evaluasi progres SPPG oleh tim dari Mabes Polri, keamanan SPPG yang sudah beroperasi, dan kualitas makanan dalam program MBG yang harus benar-benar diperhatikan.

Dengan adanya SPPG ini, Polrestabes Semarang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi gratis bagi siswa dan masyarakat sekitar. Diharapkan, program ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *