Garudasiber.net, Kalimantan Selatan — Ratusan warga yang tergabung dalam LSM Sahabat Anti Kecurangan Bersatu Kalimantan Selatan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalsel, Rabu pagi (10/09/25), menuntut penegakan hukum atas dugaan korupsi yang menyeret nama-nama pejabat daerah.
Dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan dan kecaman, massa menyoroti proyek-proyek bermasalah di Kalimantan Selatan yang diduga sarat praktik korupsi. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan petugas keamanan kejaksaan.
Dalam orasinya, Ketua LSM, Aliansyah, secara tegas meminta Kejati Kalsel untuk segera menuntaskan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan Bupati Balangan dan mantan Bupati Tabalong dalam kasus korupsi. Ia menyoroti penetapan Direktur Utama PT Asabaru Daya Cipta Lestari sebagai terdakwa, yang disebut-sebut memiliki kaitan langsung dengan Bupati aktif Balangan.
Tak hanya itu, massa juga menyambut baik langkah Kejaksaan yang menetapkan mantan Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, sebagai tersangka dalam kasus korupsi kerja sama pengolahan bahan karet (bokar) di Perumda Tabalong tahun anggaran 2019.
Menutup aksi, para demonstran mendesak Kejati Kalsel untuk tidak tebang pilih dalam menangani laporan-laporan korupsi yang masuk. Mereka mengancam akan membawa kasus ini ke tingkat nasional, termasuk melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika tidak ada tindak lanjut yang transparan dan tegas.












