News  

24 Negara Kembali Menjadi Sorotan Dunia Dengan Di Gelarnya Ajang Internasional F1H2O World Championship di 22-24 Agustus 2025 di Balige

Balige-Garudasiber.net, Danau Toba kembali menjadi sorotan dunia dengan digelarnya ajang internasional F1H2O World Championship pada 22–24 Agustus 2025 di kawasan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Sebanyak 24 negara dengan 24 tim ambil bagian dalam kejuaraan balap perahu super cepat tersebut, di mana tiap tim menurunkan dua pembalap andalannya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Sesmon Butar-Butar, menyampaikan bahwa pihaknya dipercaya menjadi koordinator komunikasi media selama penyelenggaraan event. Menurutnya, kehadiran F1H2O di Danau Toba menegaskan posisi Indonesia, khususnya Sumatera Utara, di panggung olahraga air internasional.

“F1H2O digelar rutin di berbagai negara. Tahun ini, Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah setelah sebelumnya beberapa seri berlangsung di Eropa dan Timur Tengah. Ini momentum besar untuk Toba,” ujar Sesmon.

Dampak Positif untuk Daerah

Pemerintah Kabupaten Toba menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari infrastruktur, fasilitas hospitality, publikasi, hingga ruang bagi UMKM lokal. Para pelaku usaha mikro mendapat kesempatan untuk berjualan di area sekitar venue dengan kurasi sesuai standar nasional.

Sepekan menjelang perlombaan, okupansi hotel di kawasan Toba melonjak tajam, menandakan gairah pariwisata meningkat. Hal ini diyakini akan memberikan multiplier effect yang luas, tidak hanya bagi UMKM, tetapi juga sektor perhotelan, transportasi, hingga pariwisata di wilayah sekitar seperti Samosir, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara.

Keamanan Jadi Prioritas

Sebagai ajang internasional, keamanan ditangani secara serius. Sebanyak 950 personel Polda Sumut dikerahkan, ditambah dukungan dari Polres Toba, TNI, Satpol PP, serta aparat pemerintah daerah.

“Kurang lebih 950 personel dari Polda diturunkan, belum termasuk tambahan dari TNI dan aparat lokal,” jelas Sesmon.

Harapan untuk Dunia

Dengan gelaran F1H2O ini, pemerintah daerah berharap Danau Toba semakin dikenal secara global.

“Harapan kita, event ini memberi dampak positif bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperkenalkan pariwisata Danau Toba ke masyarakat Indonesia dan dunia,” tutup Sesmon.

Penulis: LhEditor: Bob Fallah, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *