Tiga Pemancing: Dua Terseret Ombak di Laut Pesisir Madura Satu Hilang Masih Dalam Pencarian

Tiga Pemancing: Dua Terseret Ombak di Laut Pesisir Madura Satu Hilang Masih Dalam Pencarian

Bangkalan, Garudasiber.net – Peristiwa nahas menimpa tiga pemancing di kawasan pesisir laut sekitar Jembatan Suramadu sisi Madura. Dua orang terseret arus laut yang tiba-tiba membesar, satu di antaranya hingga kini masih dalam pencarian. (27/4/26)

Insiden kecelakaan laut terjadi saat tiga pemancing tengah beraktivitas di perairan sekitar Laut Pesisir Madura. Arus laut mendadak berubah kuat hingga menyeret dua orang ke tengah laut.

Korban diketahui berinisial (W) (selamat) dan (T), Hilang Sementara satu rekan lainnya, (F), selamat dan menjadi saksi kejadian.

Peristiwa terjadi pada Minggu malam hari sekira pukul 21.30 WIB. dengan korban selamat ditemukan pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB.

Lokasi kejadian berada di pesisir laut Madura, wilayah hukum Polsek Sukolilo, Polres Bangkalan.

Kejadian bermula saat (W) hendak mengambil umpan dari (F) karena umpan di tempatnya bersama (T) telah habis. Saat melintasi jalur air, arus laut tiba-tiba berubah menjadi deras disertai ombak besar, sehingga menyeret (W) Melihat rekannya terbawa arus, (T) berusaha menolong dengan melompat ke laut, namun justru ikut terseret dan tidak kembali ke permukaan.

(W) berjuang menyelamatkan diri dengan berenang mengikuti arus ombak sepanjang malam. Hingga akhirnya pada pagi hari, ia ditemukan dalam kondisi mengapung dan Lemas sambil berpegangan pada besi penyangga Jembatan Suramadu. Seorang nelayan yang melintas melihat korban dan segera melakukan evakuasi, kemudian membawanya ke Puskesmas Sukolilo Bangkalan untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, (F) langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga dan diteruskan ke Polsek Sukolilo. Menindaklanjuti laporan, Satpol Airut Polres Bangkalan bersama BPBD segera melakukan patroli dan penyisiran di perairan Selat Madura.

Hingga Senin malam, proses pencarian terhadap korban Topa masih terus dilakukan, namun korban belum ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *