Pati, Jawa Tengah. Garudasiber.net – Proyek rehabilitasi jalan Pekalongan Kropak di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, mendadak terhenti tanpa aktivitas pekerjaan yang terlihat. Proyek yang menelan anggaran sebesar 4 miliar rupiah ini dikerjakan oleh CV. Karya Bangun dan dibiayai dari dana APBD Provinsi Jawa Tengah melalui BANKEU PROV JATENG, serta berada dalam pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Masa kontrak pengerjaan proyek yang berdurasi 60 hari kalender, dimulai sejak 31 Oktober 2025, akan segera berakhir pada 31 Desember mendatang. Namun hingga Kamis (11/12/2025), tidak ada kelanjutan pekerjaan nyata yang dilakukan. Aktivitas proyek hanya terlihat berupa penutupan lubang dan perataan menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP), yang terkesan sekedar tambal sulam. Bahkan papan proyek yang seharusnya terpasang di lokasi justru ditemukan tergeletak di pinggir jalan.
Seorang warga yang enggan disebut namanya menyatakan, “Kami hanya melihat jalan ini ditambal seadanya tanpa kelanjutan. Kami bertanya-tanya, apakah benar pekerjaan ini menghabiskan dana sebesar 4 miliar? Jika memang masih proses, kenapa tidak ada aktivitas lebih lanjut? Ini sangat merugikan kami yang menggantungkan jalan ini untuk aktivitas sehari-hari.”
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat setempat. Mereka ingin mengetahui alasan penghentian proyek secara tiba-tiba dan apakah pekerjaan ini hanya akan berhenti pada tahap tambal sulam tanpa dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix yang layak.
Tim media telah berusaha menghubungi pihak CV. Karya Bangun sebagai pelaksana proyek untuk mendapatkan klarifikasi terkait penghentian dan kelanjutan proyek. Namun sampai berita ini diterbitkan, konfirmasi dari pihak kontraktor belum diperoleh.
Masyarakat menyuarakan haknya untuk memperoleh informasi transparan terkait penggunaan dan pengelolaan dana publik, terutama dana APBD. Hal ini penting mengingat maraknya kasus penyelewengan anggaran di berbagai proyek pemerintah yang kerap terjadi.
Warga berharap DPUTR Kabupaten Pati segera memberikan penjelasan dan mengambil tindakan untuk memastikan proyek dapat dilanjutkan dan diselesaikan sesuai rencana. Jalan Pekalongan Kropak merupakan akses vital yang menghubungkan ekonomi antar desa, sehingga perbaikan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan distribusi ekonomi serta kesejahteraan masyarakat sekitar.












