Talud Sungai Godo di Penanggungan Mulai Dikerjakan Kembali, Warga Harap Segera Selesai untuk Atasi Banjir

Pati, Jawa Tengah, Garudasiber.net – Proyek perkuatan talud Sungai Godo di jalan Pati Gabus, tepatnya di Desa Penanggungan, Kecamatan Gabus, kini kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti akibat kondisi cuaca buruk. Pengerjaan yang dilakukan oleh PT Surya Teknik dengan pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati ini sebelumnya mengalami keterlambatan dari jadwal semula.

 

Dengan nilai kontrak sebesar Rp199 juta, proyek ini dijadwalkan selesai dalam waktu 60 hari kalender yang dimulai sejak 6 Oktober 2025. Namun, saat masa kontrak berakhir pada 6 Desember kemarin, pembangunan talud tersebut belum rampung sepenuhnya. Talud ini memiliki peran penting sebagai benteng utama yang mencegah banjir akibat luapan Sungai Godo, sekaligus mengantisipasi longsor dan menjaga kelancaran aliran air saat musim hujan datang.

 

Proyek perkuatan talud ini sangat dinanti oleh warga sekitar sebagai upaya perlindungan dari ancaman banjir yang kerap terjadi. Selain itu, keberadaan talud juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan infrastruktur sekitar sungai serta memperlancar aliran air guna mendukung aktivitas masyarakat.

 

Meski progres pengerjaan sudah berjalan kembali, ada perhatian dari masyarakat terkait kondisi di lokasi proyek. Timbunan material tanah yang diletakkan di pinggir jalan raya dikhawatirkan dapat menyebabkan permukaan jalan menjadi licin saat hujan, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara dan warga yang melintas.

 

Mandor proyek, Bapak Darto, menyampaikan kepada tim media, “Pengerjaan sempat terhenti karena cuaca buruk dan volume air sungai yang tinggi. Namun sejak Senin (8/12/2025), kami mulai kembali melakukan aktivitas lapangan. Kami menargetkan proyek ini bisa selesai dalam satu minggu ke depan,” ujarnya pada Kamis (11/12/2025).

 

Warga Desa Penanggungan dan daerah sekitarnya sangat mengharapkan proyek talud ini segera selesai agar risiko banjir dapat diminimalisir, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kenyamanan pengguna jalan di kawasan Pati – Gabus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *