Pati, Jawa Tengah, Garudasiber.net – Kabupaten Pati menempati peringkat ke-11 nasional dari 20 kabupaten dengan persentase realisasi belanja APBD terbesar se-Indonesia. Hal ini disampaikan Pj. Sekda Riyoso bersama Kepala Bapperida Kab. Pati, Muhtar, usai mengikuti paparan Mendagri pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2025 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).
Menurut Riyoso, progres belanja Kabupaten Pati mencapai 70,80 persen dan progres pendapatan sebesar 78,23 persen. “Alhamdulillah, Kabupaten Pati menempati peringkat ke-11 nasional dari 20 kabupaten dengan persentase realisasi belanja APBD terbesar se-Indonesia,” ujar Riyoso.
Kepala Bapperida Kabupaten Pati, Muhtar, mengungkapkan bahwa kinerja keuangan daerah pada tahun anggaran 2025 menunjukkan hasil yang membanggakan. “Capaian ini dapat kita wujudkan berkat kepemimpinan Bupati Pati, Bapak Sudewo,” kata Muhtar.
Pemerintah Kabupaten Pati juga telah mengajukan usulan program dan kegiatan senilai Rp 1,145 triliun kepada Pemerintah Pusat untuk pelaksanaan tahun anggaran 2026. Usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor T/267/000.7/2025 tertanggal 27 Oktober 2025, yang ditandatangani oleh Pj. Sekretaris Daerah, Riyoso, atas nama Bupati Pati.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.3/7365/SJ tanggal 22 Oktober 2025 tentang rapat koordinasi sinkronisasi program dan kegiatan kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah tahun 2026.












