SIDOARJO, Garudasiber.net – Seorang jurnalis yang tengah mengurus surat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari salah satu petugas di ruang Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Menurut keterangan jurnalis yang enggan disebutkan namanya, petugas tersebut bersikap arogan dan berbicara dengan nada tinggi saat proses wawancara administratif berlangsung.
“Saya datang dengan itikad baik untuk mengurus administrasi paspor, tapi respon petugas sangat tidak mengenakkan. Sebagai warga sekaligus jurnalis, saya merasa tidak dihargai,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).
Peristiwa itu terjadi di ruang BAP sekitar pukul 11:00 WIB, saat jurnalis tersebut menjalani proses klarifikasi dokumen. Beberapa saksi mata di lokasi juga mengaku mendengar percakapan bernada tinggi dari arah ruangan tersebut.
Menanggapi hal itu, pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Kusus TPI Juanda hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi. Dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat, pejabat humas kantor imigrasi belum merespons permintaan wawancara.
Pakar pelayanan publik dari Jurnalis celisdua, menilai bahwa setiap petugas pelayanan publik wajib menjunjung tinggi etika dan profesionalitas.
“Sikap arogan atau tidak sopan mencederai prinsip pelayanan prima. Institusi pemerintah perlu melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap petugas agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di instansi pelayanan publik yang semestinya menjadi contoh profesionalisme aparatur negara. Publik berharap Kantor Imigrasi TPI Juanda segera menindaklanjuti laporan ini dengan langkah klarifikasi dan pembinaan internal.












