Gubernur Jawa Tengah Kunjungi PPRK Kudus, Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Keberlangsungan Industri Rokok

Kudus, Jawa Tengah, Garudasiber.net – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan ke Kantor Persatuan Perusahaan Rokok Kudus (PPRK) pada Jumat (19/9/2025). Kunjungan ini didampingi oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan menjadi momentum penting bagi Gubernur untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan pengurus PPRK mengenai keberlangsungan industri rokok di Kudus. Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Dewan Pengawas PPRK Wibowo Saputro, Wakil Ketua Daniel Suwono Halim, Ketua Umum PPRK HM. Dodiek T. Wartono, serta pengurus lainnya.

PPRK sendiri beranggotakan 16 perusahaan, dengan 11 di antaranya masih aktif beroperasi hingga kini. Perusahaan-perusahaan yang masih aktif antara lain PT Djarum, PT Sukun Wartono Indonesia, PT Nojorono Tobacco International, PT Filasta Indonesia, PT Nikki Super Tobacco Indonesia, PT Nikorama Citra Tobacco, PT Tapel Kuda Kencana, PT Nyusul Express, PT Moeria Mulia, CV Mulyo Raharjo, dan FA Sidodadi. Sementara itu, 5 anggota lainnya tidak aktif, yaitu PT Gentong Gotri, PR Jambu Bol, PR Klampok & GOR, PR Kalo, dan PR Kapulogo “A” Class.

Gubernur Luthfi menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan industri rokok sebagai salah satu sektor padat karya andalan Jawa Tengah. Ia menyoroti perlunya sinergi lintas sektor, termasuk dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah demi menjamin berlangsungnya aktivitas ekonomi. “Sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas industri rokok di Kudus,” ujar Gubernur Luthfi. Dengan demikian, industri rokok dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan industri rokok, serta mencari solusi bersama untuk menghadapi tantangan yang ada. PPRK sebagai wadah bagi perusahaan rokok di Kudus berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kemajuan industri. “Kami berharap industri rokok di Kudus dapat terus tumbuh dan berkembang, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Jawa Tengah,” tambah Gubernur Luthfi.

Dengan kunjungan ini, Gubernur Luthfi berharap industri rokok di Kudus dapat terus menjadi salah satu penyumbang perekonomian daerah yang signifikan. Sinergi dan kerja sama antara pemerintah dan industri menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *