Kota Jakut Hendra Hidayat: DAD DKI Mitra Strategis Jaga Jakarta Aman dan Harmonis

JAKARTA, Garudasiber.net — Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat menghadiri pengukuhan Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) DKI Jakarta Periode 2026–2031. Acara berlangsung di Balai Yos Sudarso, Kebun Bawang, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026) dan dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DAD DKI Jakarta 2026.

 

Dalam kepengurusan baru ini, Tamunan Kiting, S.E., M.M., C.P.M., C.T.M. dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Fetrus sebagai Sekretaris Umum.

 

Hendra mengapresiasi terbentuknya kepengurusan DAD DKI Jakarta yang baru. Ia menyebut momentum ini bukan hanya seremoni organisasi, tetapi juga tonggak penguatan peran masyarakat Dayak dalam membangun Ibu Kota.

 

Wali Kota Jakut itu mendorong DAD DKI untuk menjadi mitra pemerintah yang aktif. Peran utamanya, kata dia, adalah menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Jakarta.

 

“DAD DKI Jakarta diharapkan dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat kerukunan antarumat beragama dan antarsuku, serta memberikan kontribusi dalam pembangunan sosial, ekonomi dan kemasyarakatan,” ujar Hendra dalam sambutannya.

 

Menurut Hendra, organisasi kemasyarakatan berbasis budaya punya posisi penting. Di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Jakarta, organisasi seperti DAD bisa menjadi jembatan pemersatu.

 

Ia menekankan bahwa perbedaan di Jakarta harus dilihat sebagai kekuatan.

“Jakarta adalah rumah bersama. Keberagaman suku, budaya, ras dan agama bukanlah sekat, tetapi merupakan kekuatan untuk membangun Jakarta yang semakin inklusif dan harmonis,” tegasnya.

 

Selain urusan sosial, Hendra juga berpesan agar pengurus baru bisa menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Dayak agar tetap hidup di tengah dinamika kota metropolitan. Pelestarian budaya, lanjutnya, harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Ia mengajak seluruh pengurus DAD DKI untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI, Pemkot Jakut, serta ormas lainnya.

 

“Bersama-sama, mari kita jaga Jakarta agar tetap aman, damai, harmonis dan maju,” pungkas Hendra.

 

Pengukuhan dan Rakerda ini diharapkan menjadi awal konsolidasi DAD DKI Jakarta periode 2026–2031. Ke depan, DAD ditargetkan tidak hanya fokus pada pelestarian adat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *