Aliansi Komisariat se-HMI Cabang Bogor
Terkait Cacatnya Pelaksanaan Muskohcab HMI Cabang Bogor XLVII

Bogor, Garudasiber.net – Kami, Aliansi Komisariat se-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor, dengan ini menyatakan sikap atas pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muskohcab) HMI Cabang Bogor ke-XLVII yang kami nilai cacat secara prosedural, etis, dan konstitusional.
Bahwa Muskohcab sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi seharusnya dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip demokrasi internal, keadilan, netralitas, serta independensi panitia dan pimpinan demisioner. Namun dalam pelaksanaannya, Muskohcab XLVII justru memperlihatkan berbagai indikasi keberpihakan, intervensi, dan perlakuan diskriminatif terhadap salah satu kandidat, yang mencederai marwah organisasi.
Kami menilai telah terjadi:
1. Keberpihakan Ketua Umum Kohati demisioner yang melampaui batas etika kepemimpinan demisioner dan mencederai prinsip netralitas.
2. Kegagalan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) dalam menjalankan peran sebagai penjaga konstitusi dan fasilitator forum yang adil dan imparsial.
3. Intervensi dan diskriminasi dalam proses dan dinamika Muskohcab yang mengakibatkan hilangnya kesetaraan hak antar kandidat.
4. Krisis legitimasi forum, sehingga hasil Muskohcab XLVII patut dipertanyakan keabsahan dan keberlakuannya secara organisasi.
Bahwa HMI adalah organisasi kader yang berdiri di atas nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral, bukan ruang kompromi atas kepentingan sempit dan praktik tidak etis. Membiarkan Muskohcab yang cacat untuk dilegitimasi sama artinya dengan merusak fondasi kaderisasi dan meruntuhkan kepercayaan kader terhadap sistem organisasi.
Oleh karena itu, kami Aliansi Komisariat se-HMI Cabang Bogor dengan tegas menyatakan sikap:
1. Menolak hasil Muskohcab HMI Cabang Bogor XLVII karena dinilai cacat prosedural dan kehilangan legitimasi.
2. Mendesak dilaksanakannya Muskohcab ulang secara menyeluruh, jujur, adil, independen, dan bebas dari intervensi.
3. Menuntut pembubaran Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) Muskohcab XLVIIkarena gagal menjaga netralitas dan integritas forum.
4. Mendesak pembentukan OC dan SC baru yang independen, kredibel, dan mendapat kepercayaan seluruh komisariat.
5. Menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban moral dari pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan intervensi dan diskriminasi selama Muskohcab berlangsung.
Pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk ikhtiar menjaga marwah, integritas, dan masa depan HMI Cabang Bogor, agar organisasi ini tetap berada di jalur konstitusional, demokratis, dan berkeadaban.
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan.
Atas perhatian dan tindak lanjutnya, kami ucapkan terima kasih.

Bogor, 7 Februari 2026

Aliansi Komisariat se-HMI Cabang Bogor
“Menjaga Marwah Organisasi, Menegakkan Konstitusi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *